Google Advertisement Below

Kapolri Klaim Mudik Lebaran 2025 Lebih Aman dan Cepat

Dinilai Membuat Polisi Superbody--Net

KORANPAGARALAMPOS.COM - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengeklaim jumlah kecelakaan dan kecepatan perjalanan arus mudik Lebaran 2025 lebih baik dibandingkan tahun 2024.

Berdasarkan data yang diperolehnya, Kapolri mencatat jumlah kecelakaan sejak awal arus mudik hingga per hari ini menurun dibandingkan tahun lalu. 

"Terkait dengan jumlah laka (kecelakaan), ini juga terjadi penurunan dibandingkan tahun 2024, di mana tahun 2024 terjadi 31 kejadian laka. Tahun ini, sampai dengan saat ini, ada 26, akhirnya turun 16 persen," kata Sigit di Gerbang Tol Cikampek Utama.

BACA JUGA:Libur Lebaran, Tetap Buka Layanan

Tingkat fatalitas korban kecelakaan juga menurun dibanding tahun lalu. Sigit merincikan jumlah korban kecelakaan di tahun 2024 sebanyak 54 orang dan tahun ini turun menjadi 45 orang. Dengan demikian, ada penurunan sekitar 17 persen.

"Dan yang meninggal dari tahun 2024, 12, saat ini menjadi 3, artinya turun 75 persen," tambah dia. 

Menurut Kapolri, keamanan mudik tahun ini jauh lebih baik. Ia berharap hal ini bisa dipertahankan. Baca juga: Setelah Semarang, Kemenko Polkam Lanjut Pantau Arus Mudik ke Madiun

BACA JUGA:Wako Pagar Alam Ludi Oliansyah Ajak Masyarakat Bersatu Demi Kemajuan Kota

"Kita harapkan sampai dengan selesainya nanti operasi, jumlah laka betul-betul bisa kita jaga, kita kelola agar tetap bisa bertahan untuk bisa lebih rendah dibandingkan tahun yang lalu," kata dia.

 Aspek lain yang disorot Kapolri adalah soal kecepatan rata-rata perjalanan pemudik yang melintas dari bagian barat Jawa menuju arah timur. Sigit menyebut, dari data yang diperolehnya, kecepatan rata-rata dan masyarakat yang masuk mudik juga lebih baik dibandingkan tahun lalu.

"Khususnya dari Jakarta sampai Jawa Tengah, itu di 5 jam 12 menit. Ini jauh lebih cepat dibandingkan tahun kemarin karena untuk kecepatan rata-ratanya juga bisa meningkat 11,5 dari 70,74 kilometer per jam menjadi 82,94 kilometer per jam," ungkap dia. (Net)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan

Iklan Google