Ganasnya Wedhus Gembel Merapi. Momok Menakutkan Tiap Merapi Erupsi
Ganasnya Wedhus Gembel Merapi. Momok Menakutkan Tiap Merapi Erupsi--Net
Bahkan beberapa laporan menyebutkan suhunya bisa mencapai 10 kali lipat suhu didih air (1.000 derajat Celsius).
Bagian basal yang lebih padat dari aliran piroklastik memeluk tanah dan bergerak sepanjang medan dengan kekuatan dan kecepatan yang besar (hingga 200 km/jam).
BACA JUGA:Mengungkap Sejarah dan Budaya Suku-Suku di Pulau Jawa!
3. Memakan Korban Juru Kunci Merapi
Letusan Merapi tahun 2010 merupakan salah satu peristiwa erupsi yang meresahkan banyak pihak, khususnya masyarakat Yogyakarta.
Awan panas atau wedus gember melanda Kaliadem, Kecamatan Cangkringan, Provinsi Sleman. Wedus Gembel ini memakan banyak korban jiwa, termasuk Mba Marijan, juru kunci Merapi.
Wedhus gembel kemudian mampu menyerbu hingga radius 15 km dan menyerbu hutan, kebun, dan pemukiman penduduk.
Berdasarkan catatan VOI, hanya butuh waktu kurang dari dua menit untuk sampai di rumah Mba Marijan di Cangkringan, Sleman Yogyakarta.
Seperti yang terlihat di hutan pinus Kariadem, letusan tahun 2010 merobohkan pepohonan, menumbangkan dan mengubur padatnya kawasan Merapi oleh Wedus Gembel mengubur rumah warga hingga setinggi atap.
Gas panas kini bisa membakar tanaman, seperti yang terjadi di hutan pinus Kaliadem.
Bahkan bunker peninggalan Belanda di kawasan Kaliadem tidak mampu menahan suhu Wedus Gembel yang sangat tinggi, dan dua orang ditemukan tewas di dalam bunker.
BACA JUGA:Penemuan Makam Kuno dan Menhir di Gunung Padang, Jejak Sejarah Baru
4. Hal ini disebabkan runtuhnya kubah lava
Wedhus gembel atau nuèe ardente Merapi adalah produk dari kubah lava yang runtuh di puncak.
Di nuèe ardente tipe Merapi, gravitasi memainkan peran penting.