Ciptakan Rantai Ekonomi Lebih Luas

Sabtu 22 Aug 2026 - 18:03 WIB
Reporter : Dep
Editor : Almi

KORANPAGARALAMPOS.COM - Pemerintah Kota Pagar Alam terus mengambil langkah nyata mendukung program swasembada pangan nasional.

Bersama Polres Pagar Alam, Pemkot Pagar Alam melaksanakan penanaman bawang putih secara serentak di lahan yang telah disiapkan pemerintah daerah.

Penanaman tersebut menjadi bagian dari gerakan nasional yang dilaksanakan secara serentak di 17 provinsi di Indonesia. Kegiatan juga diikuti secara virtual bersama Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dari lokasi penanaman masing-masing daerah.

Untuk Provinsi Sumatera Selatan, Kota Pagar Alam menjadi salahsatu lokasi yang dipercaya sebagai pusat pelaksanaan kegiatan penanaman bawang putih.

BACA JUGA:Bintang Vela

Wali Kota Pagar Alam H. Ludi Oliansyah mengatakan, pengembangan bawang putih di Kota Pagar Alam diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap perekonomian masyarakat.

Menurutnya, komoditas tersebut memiliki peluang besar untuk meningkatkan pendapatan petani sekaligus membuka ruang usaha baru bagi pelaku UMKM. “Yang pertama menumbuhkan penghasilan tambahan petani, menumbuhkan UMKM.

Di luar dari bibit, di luar dari pasar, kita himpun mungkin bisa jadi sambal bawang putih, sambal bawang merah, kan bisa menambah industri rumah tangga,” ujar Kak Ludi.

Ia menilai, pengembangan bawang putih dari sektor hulu hingga hilir akan menciptakan rantai ekonomi yang lebih luas.

BACA JUGA: Gempa M 5.2 Guncang Flores

Hasil produksi tidak hanya dijual sebagai bahan mentah, tetapi dapat diolah menjadi berbagai produk bernilai tambah sehingga membuka peluang tumbuhnya industri rumah tangga di Pagar Alam.

Kak Ludi juga mengungkapkan bahwa Pagar Alam memiliki peluang besar untuk mengembangkan konsep hilirisasi. Selain bawang putih, Kota Pagar Alam telah dipilih sebagai salah satu kota sentra hilirisasi kopi di Indonesia. “Dalam waktu dekat Menteri Koperasi dan UMKM akan datang ke Kota Pagar Alam,” tambahnya.

Program swasembada bawang putih sendiri diarahkan untuk memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan nasional sekaligus mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor. Saat ini, kebutuhan bawang putih nasional masih sangat bergantung pada pasokan dari luar negeri, dengan porsi impor disebut mencapai lebih dari 90 persen.

BACA JUGA:Kebudayaan Megalitikum tak Terwariskan

Karena itu, pengembangan produksi dalam negeri menjadi langkah strategis untuk memperkuat sektor pertanian sekaligus memberikan kepastian usaha bagi petani.

Kategori :