Targetkan Pagar Alam Jadi Pemasok Sumsel

Kamis 06 Aug 2026 - 18:01 WIB
Reporter : Dep
Editor : Almi

KORANPAGARALAMPOS.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam memperkuat perannya, dalam mendukung program swasembada pangan nasional dengan menjadikan bawang putih sebagai salahsatu komoditas pertanian unggulan.

Sebagai langkah awal, pemerintah telah menyiapkan lahan seluas 10 hektare yang secara bertahap akan diperluas hingga mencapai 50 hektare.

Keseriusan tersebut semakin diperkuat dengan dukungan pemerintah pusat melalui bantuan sebanyak 1,2 ton benih bawang putih beserta sarana produksi pertanian yang akan disalurkan kepada sejumlah kelompok tani di kawasan dengan ketinggian 900 hingga 1.000 meter di atas permukaan laut (Mdpl), yang dinilai sangat ideal untuk budidaya bawang putih.

Program pengembangan ini merupakan bagian dari implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, khususnya dalam upaya mewujudkan swasembada pangan melalui peningkatan produksi bawang putih di berbagai daerah, termasuk Kota Pagar Alam.

BACA JUGA: 20 Tahun

Wali Kota Pagar Alam, H. Ludi Oliansyah, mengatakan Pemerintah Kota bergerak cepat mempersiapkan lahan, agar program yang diinisiasi pemerintah pusat dapat segera direalisasikan.

“Program ini memang baru dimulai, namun Kota Pagar Alam telah siap dengan lahan yang akan ditanami. Ini menjadi bukti kesiapan daerah dalam mendukung kebijakan pemerintah pusat sekaligus membuka peluang besar untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor bawang putih,” ujar Kak Ludi.

Menurutnya, kebutuhan bawang putih nasional saat ini mencapai sekitar 700 ribu ton per tahun, sementara sekitar 80 persen masih dipenuhi melalui impor. Kondisi tersebut dinilai menjadi peluang besar bagi daerah yang memiliki potensi pertanian seperti Kota Pagar Alam untuk ikut mengambil peran dalam memenuhi kebutuhan nasional.

BACA JUGA: Wali Kota Pagar Alam Resmi Luncurkan MCSP-RBS 2026

“Kita memiliki lahan pertanian yang luas serta aset lahan yang masih dapat dikembangkan. Potensi ini harus dimanfaatkan secara maksimal agar memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat,” katanya.

Kak Ludi optimistis, apabila program pengembangan bawang putih dijalankan secara serius dan berkelanjutan, Kota Pagar Alam tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan daerah sendiri, tetapi juga berpotensi menjadi salah satu sentra produksi bawang putih di Sumatera Selatan yang mampu memasok kebutuhan ke berbagai daerah bahkan provinsi tetangga.

Selain memiliki nilai ekonomi yang tinggi, komoditas bawang putih juga memiliki permintaan pasar yang terus meningkat. Karena itu, Wali Kota mengajak seluruh kelompok tani memanfaatkan bantuan benih yang diberikan pemerintah dengan sebaik-baiknya agar mampu meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan petani.

BACA JUGA:Harumkan Sumsel di Kejurnas Adventure Offroad 2026

“Pemerintah Kota akan terus memberikan pendampingan kepada kelompok tani agar program ini berhasil. Kami ingin pengembangan bawang putih menjadi salah satu penggerak ekonomi baru bagi masyarakat Pagar Alam,” tegasnya.

Kak Ludi juga mengingatkan agar seluruh benih bantuan dari pemerintah digunakan sesuai peruntukannya dan tidak diperjualbelikan.

Kategori :

Terkait

Kamis 06 Aug 2026 - 18:06 WIB

Perkuat Gerakan Cegah Stunting

Kamis 06 Aug 2026 - 18:01 WIB

Targetkan Pagar Alam Jadi Pemasok Sumsel

Kamis 06 Aug 2026 - 17:08 WIB

Perkuat Sinergi Bangun Pagar Alam