KORANPAGARALAMPOS.COM - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Dinas Kesehatan Sumsel tengah mematangkan persiapan pelaksanaan Lomba Balita Indonesia 2026 tingkat provinsi yang dijadwalkan berlangsung pada 29–30 Juli 2026 mendatang.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat yang dipimpin Ketua TP PKK Sumsel, Feby Deru, bersama Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Trisnawarman, di Sekretariat TP PKK Sumsel, Senin (22/6).
Dalam laporannya, Trisnawarman menyampaikan bahwa ajang tersebut menjadi salah satu sarana untuk mengukur sekaligus mendorong tumbuh kembang anak usia dini agar berlangsung optimal.
Melalui lomba ini, berbagai aspek perkembangan balita akan dinilai, mulai dari kesehatan, gizi, hingga pola pengasuhan yang diterapkan keluarga.
BACA JUGA:Ganti Dolar
Sementara itu, Feby Deru menegaskan bahwa keberhasilan tumbuh kembang anak tidak hanya ditentukan oleh faktor kesehatan, tetapi juga lingkungan keluarga yang nyaman dan penuh perhatian.
Menurutnya, orang tua memiliki peran besar dalam membangun kedekatan emosional dengan anak sejak usia dini.
“Saya ingin anak-anak mengalami tumbuh kembang secara alami dan maksimal. Bagaimana orang tua harus sabar menghadapi anak-anak. Menitikberatkan jalinan kedekatan antara orang tua dan anak,” ujar Feby Deru.
Ia juga menyoroti pentingnya menciptakan suasana rumah yang mendukung perkembangan anak, terutama bagi para ibu yang tetap menjalankan aktivitas pekerjaan di luar rumah.
BACA JUGA:Gunung Semeru Erupsi Lagi
Dengan komunikasi dan perhatian yang baik, anak tetap dapat memperoleh kasih sayang serta pendampingan yang dibutuhkan dalam masa pertumbuhannya.
Lomba Balita Indonesia 2026 tingkat Provinsi Sumsel diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pola asuh, pemenuhan gizi, dan pemantauan kesehatan anak sebagai fondasi dalam mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.