Pet Byar

Sabtu 30 May 2026 - 12:49 WIB
Reporter : Dep
Editor : Almi

Dua "jalan tol" itulah yang harus dihubungkan di bagian tengahnya. Maka dari gardu induk Aur Duri (''tol barat'') dibangunlah transmisi 275 kV ke arah pantai timur, ke gardu induk Garuda Sakti (di jalur 'tol' timur). Agar lebih fleksibel.

Bisa saling membantu bila terjadi kepadatan arus.

Di jalur itulah, di salah satu sambungan kabelnya, putus.

BACA JUGA: Timnas Indonesia Kehilangan Jay Idzes di FIFA Matchday Juni 2026

Akibatnya listrik dari Sumsel yang dikirim ke Sumut lewat Garuda Sakti terputus di Aur Duri. Selama ini perjalanan listrik dari Sumsel ke Aceh itu memang lewat Garuda Sakti - Aur Duri - Payakumbuh - terus ke utara sampai Sumut dan Aceh.

Arus listrik itu dibelokkan dulu ke barat karena ''jalan tol'' sisi timur belum selesai dibangun sampai Sumut.

Akibatnya tiba-tiba pasok listrik ke Sumut turun drastis. Frekuensi pun berubah mendadak. Itu karena daya pembangkit listrik di utara tidak begitu besar. Tidak seimbang. Terjadilah perbedaan frekuensi.

Akibatnya pembangkit-pembangkit di Sumut ''terbanting' 'oleh perbedaan frekuensi: jatuh. Mati. Maka mati listriknya pun total.

BACA JUGA:Harga Terbaru Mei 2026 Chery Q 2026 Resmi Terungkap, SUV Futuristik Ini Bikin Rival Ketar-Ketir!

Di Jawa yang seperti ini tidak akan terjadi. Jumlah pembangkit listrik di ujung timur "jalan tol 500 kV" sudah seimbang dengan jumlah pembangkit listrik di ujung barat "jalan tol 500 kV" Jawa. Yang timur di Paiton, yang barat di Suralaya Banten.

Dalam keadaan kebanting seperti itu yang dilakukan PLN adalah cek dulu kondisi jaringan. Pembangkit tidak boleh dihidupkan sebelum jaringan dinyatakan aman. Itu perlu waktu sekitar dua jam. Setelah jaringan diketahui aman, barulah pembangkit dihidupkan.

Yang paling siap dihidupkan pertama adalah yang genset yang pakai minyak solar. Prosedurnya mudah. Tinggal tekan tombol keluar listrik. Tapi jumlah pelanggan yang bisa tidak banyak.

Lalu pembangkit listrik tenaga air Asahan 1, 2, 3. Juga pembangkit geotermal: Sarulla. Rasanya dalam tujuh jam mereka sudah bisa menyala. Tetap saja belum cukup. Lumayan. Sebagian pelanggan sudah bisa menyala.

BACA JUGA:Harga Terbaru Mei 2026 Chery Q 2026 Resmi Terungkap, SUV Futuristik Ini Bikin Rival Ketar-Ketir!

Yang memakan waktu paling lama adalah PLTU batu bara. Untuk menghidupkan kembali harus tunggu boilernya dingin dulu. Lalu diadakan pengecekan: akibat mati mendadak Jumat lalu bisa menimbulkan komplikasi.

Setelah dinyatakan aman barulah boiler dipanasi. Untuk bisa kembali menghasilkan listrik perlu 36 jam. Hampir dua hari sejak kematiannya.

Kategori :

Terkait

Senin 01 Jun 2026 - 17:19 WIB

To-be Sera

Minggu 31 May 2026 - 16:48 WIB

Icip-Icip Galeri

Sabtu 30 May 2026 - 12:49 WIB

Pet Byar

Jumat 29 May 2026 - 15:40 WIB

Randy Sunda

Kamis 28 May 2026 - 17:42 WIB

Keikhlasan