Gu Lebang

Kamis 28 May 2026 - 17:26 WIB
Reporter : Dep
Editor : Almi

BACA JUGA:Uniled Dorong Transformasi Digital Pendidikan Lewat Kurikulum Berbasis OBE

Setelah Al Fatihah Imam langsung membaca surah kulhu yang pendek itu. Lalu, "Allahu Akbar," seru Imam setelah selesai baca kulhu.

Saya pun otomatis membuat gerakan rukuk membungkuk. Jemaah di kanan kiri saya tidak. Ternyata, setelah kulhu itu, Imam membaca Allahu Akbar tiga kali. Barulah rukuk. Saya tersenyum malu saat membatalkan rukuk yang akibat kecele itu.

Selesai salat, saya menemui Imam. Berkenalan. Sekalian agar yang salat di lantai dua dan tiga lebih dulu memakai tangga turun. Agar tidak berdesakan. Begitulah memang pengumuman yang dikumandangkan: agar yang di lantai empat lebih bersabar.

"Berapa korban kambing di masjid ini tahun ini?"

BACA JUGA:Inspiratif! Dua Dosen Universitas Lembah Dempo Sukses Wisuda Magister Teknik Informatika

"Banyak sekali. Lebih seratus," ujar Pak Imam yang bermarga He (何春光).

"Di mana pelaksanaan penyembelihan kurbannya?"

"Di tempat penyembelihan kambing," jawabnya. Di Tiongkok penyembelihan hewan memang tidak boleh di sembarang tempat. Kurban pun wujudnya uang. Panitia masjidlah yang membelikan hewannya.

Di Tiongkok Iduladha disebut hari raya Gu Le Bang (古尔邦).

Coba Anda ulangi dan ulangi pelan-pelan kata itu: rupanya diambil dari bahasa Arab ''Kurban''. 

Kategori :

Terkait

Jumat 19 Jun 2026 - 16:13 WIB

Dolar Saniharto

Kamis 18 Jun 2026 - 17:12 WIB

Berbakti Pada Ibu

Kamis 18 Jun 2026 - 16:31 WIB

Tahanan Cornell

Rabu 17 Jun 2026 - 17:59 WIB

Raih Opini WTP ke-12 Berturut-turut

Rabu 17 Jun 2026 - 16:57 WIB

Mati Besok