Harga Emas Tembus Rp15.1 Juta per Suku

Jumat 03 Apr 2026 - 18:16 WIB
Reporter : Dep
Editor : Edi

Sikap wait and see ini menjadi pilihan bagi mereka yang percaya tren kenaikan belum mencapai puncaknya.

Di sisi lain, lonjakan harga emas juga berdampak pada calon pembeli, khususnya mereka yang berencana membeli perhiasan untuk keperluan penting seperti pernikahan. Harga yang melonjak drastis membuat banyak orang menunda rencana pembelian.

Roni, seorang pemuda asal Dempo Utara, mengaku harus menunda niatnya membeli mas kawin untuk lamaran. Menurutnya, harga saat ini terlalu tinggi dan di luar perkiraan.

“Rencana mau beli mas kawin untuk lamaran, tapi sekarang jadi pikir-pikir dulu. Harga terlalu tinggi,” katanya.

BACA JUGA:Pemkot Pagar Alam Perkuat Komitmen Transparansi Keuangan

Kondisi ini menciptakan dilema di tengah masyarakat: menjual untuk meraih keuntungan cepat, atau menahan dengan harapan harga akan terus naik.

Sementara itu, para pedagang emas juga harus beradaptasi dengan perubahan perilaku konsumen yang kini lebih berhati-hati dalam bertransaksi.

Jika tren global masih berlanjut, bukan tidak mungkin harga emas akan terus mencetak rekor baru. Namun, seperti halnya investasi lainnya, fluktuasi tetap menjadi risiko yang harus dihadapi.

Bagi warga Pagar Alam, kenaikan harga emas saat ini bukan hanya soal angka, tetapi juga tentang strategi dan keputusan finansial di tengah ketidakpastian ekonomi yang terus berkembang.

 

 

 

Kategori :