KORANPAGARALAMPOS.COM - Momen libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah membawa berkah tersendiri bagi sektor pariwisata di Kota Pagar Alam.
Tingginya minat masyarakat untuk berlibur membuat Kota berhawa sejuk ini menjadi salahsatu destinasi utama di Sumatera Selatan.
Antusiasme wisatawan terlihat dari meningkatnya kunjungan ke berbagai objek wisata serta tingginya tingkat hunian penginapan.
Villa, hotel, hingga homestay di Kota Pagar Alam dilaporkan ramai dipadati pengunjung, bahkan banyak yang telah dipesan sejak jauh hari sebelum libur Lebaran.
BACA JUGA:Daftar Keinginan
Keindahan alam yang memukau serta udara yang sejuk menjadi daya tarik utama Pagar Alam bagi wisatawan yang ingin menghabiskan waktu liburan bersama keluarga.
Tak hanya itu, beragam objek wisata alam yang mudah dijangkau turut menambah minat kunjungan wisatawan.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Pagar Alam, M. Brilian Aristofani, mengungkapkan bahwa tingkat kunjungan wisatawan selama libur Lebaran tahun ini mengalami peningkatan signifikan.
“Keberadaan villa, hotel, dan homestay di Pagar Alam pada momen libur Lebaran Idul Fitri 1447 H mengalami peningkatan di atas 40 persen. Bahkan untuk penginapan di kawasan Gunung Dempo mencapai 100 persen atau full booking,” ujarnya.
BACA JUGA:Penyidikan Kasus Penyiraman Harus Lanjut
Menurutnya, tingginya minat wisatawan di kawasan Gunung Dempo tidak lepas dari lokasi penginapan yang berada dekat dengan berbagai spot wisata menarik serta panorama alam yang indah.
“Penginapan di kawasan Gunung Dempo banyak diminati karena memiliki akses ke spot wisata yang menarik dan pemandangan alam yang memikat,” tambahnya.
Wisatawan yang berkunjung ke Pagar Alam selama libur Lebaran ini berasal dari berbagai daerah, seperti Lampung, Bengkulu, Jambi, Jakarta, hingga beberapa wilayah di Pulau Jawa.
Brilian berharap, meningkatnya kunjungan wisatawan ini dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Pagar Alam.
“Kita berharap ramainya wisatawan ini dapat menggerakkan ekonomi kreatif di Pagar Alam, mengingat sebagian besar masyarakat kita merupakan pelaku UMKM,” pungkasnya.