Gempa M 2,9 Guncang Mukomuko Bengkulu

Sabtu 31 Jan 2026 - 15:08 WIB
Reporter : Dep
Editor : Edi

KORANPAGARALAMPOS.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan telah terjadi gempa bumi dengan magnitudo 2,9 yang mengguncang Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, pada Sabtu pagi (31/1) sekitar pukul 06.01 WIB.

Berdasarkan informasi BMKG, episentrum gempa terletak pada koordinat 2,10 Lintang Selatan (LS) dan 100,55 Bujur Timur (BT), atau sekitar 82 kilometer barat laut Mukomuko, dengan kedalaman 12 kilometer.

BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

BACA JUGA:Dukung Pengembangan Wisata Berbasis Kesehatan

Masyarakat juga diminta untuk selalu waspada terhadap potensi bencana alam yang dapat terjadi sewaktu-waktu, mengingat Indonesia berada di wilayah rawan gempa.

Selain itu, BMKG juga mengharapkan partisipasi masyarakat untuk melaporkan tingkat getaran gempa yang dirasakan kepada petugas BMKG.

Informasi tersebut penting untuk mengetahui skala dampak serta intensitas guncangan di berbagai wilayah.

Di hari yang sama, gempa bumi dengan magnitudo 4,9 juga dilaporkan mengguncang wilayah Tahuna, Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara, sekitar pukul 07.36.08 WIB.

BACA JUGA:Cherokee Marlaina

Gempa ini diinformasikan melalui rilis resmi BMKG di akun media sosial X @infoBMKG.

Gempa di Tahuna terjadi pada koordinat 3,49 Lintang Utara (LU) dan 124,36 Bujur Timur (BT), dengan pusat gempa berada sekitar 126 kilometer barat daya Tahuna, Kepulauan Sangihe, pada kedalaman 324 kilometer. BMKG menyebutkan gempa tersebut juga tidak berpotensi tsunami.

BMKG kembali mengingatkan masyarakat agar selalu mengakses informasi resmi hanya melalui kanal komunikasi BMKG yang telah terverifikasi, seperti media sosial @bmkgwilayah2 atau @infoBMKG, situs resmi BMKG, serta aplikasi resmi BMKG di perangkat seluler.

Hal ini penting untuk menghindari penyebaran hoaks yang dapat menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat. 

 

Kategori :

Terkait

Minggu 17 May 2026 - 15:26 WIB

New Rhun

Sabtu 16 May 2026 - 14:06 WIB

Lu Biau

Jumat 15 May 2026 - 14:59 WIB

Tuntutan Tinggi

Rabu 13 May 2026 - 17:57 WIB

Tahu Digigit