KORANPAGARALAMPOS.COM - Resto Pondok Kemuning semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu destinasi kuliner favorit di Kota Pagar Alam.
Memasuki Januari 2026, jumlah pengunjung resto ini mengalami lonjakan signifikan dibandingkan bulan Desember sebelumnya.
Hal tersebut disampaikan Pemilik Resto Pondok Kemuning, H. Joni Dimmyati, SE, MSi melalui salah satu pegawainya, Kirun.
Menurut Kirun, meningkatnya minat masyarakat untuk datang dan bersantap di Resto Pondok Kemuning tidak terlepas dari ragam menu yang ditawarkan.
BACA JUGA:Sate Mbah To Tetap Jadi Favorit Pecinta Kuliner di Pagar Alam
Berbagai pilihan masakan khas Nusantara hingga menu kekinian tersedia untuk memanjakan lidah pengunjung, mulai dari SOP buntut, iga bakar, pindang salai, soto Betawi, dimsum chill, hingga baso aci.
“Alhamdulillah, di bulan Januari ini pengunjung mengalami peningkatan dibandingkan Desember. Mungkin karena pilihan menu kami cukup beragam dan bisa dinikmati semua kalangan,” ujar Kirun.
Dari sekian banyak menu yang disajikan, iga bakar menjadi primadona sepanjang Januari 2026. Dalam satu hari, resto ini mampu menghabiskan hingga 5 kilogram iga bakar.
Menu andalan tersebut disajikan lengkap dengan nasi hangat dan lalapan segar, dengan harga Rp50 ribu per porsi, yang dinilai sebanding dengan cita rasa dan kualitas yang ditawarkan.
BACA JUGA:Stres Debanking
Kirun menambahkan, pihak manajemen berharap Resto Pondok Kemuning dapat terus menjadi pilihan utama masyarakat Kota Pagar Alam maupun pengunjung dari luar daerah.
“Kami berharap Resto Pondok Kemuning selalu ada di hati masyarakat Pagar Alam dan juga tamu dari luar kota,” harapnya.
Salah satu pengunjung, Ivan, yang datang bersama rekan-rekannya, mengaku puas dengan pengalaman bersantap di Resto Pondok Kemuning.
Menurutnya, resto ini menawarkan banyak pilihan menu yang bisa disesuaikan dengan selera masing-masing.
“Pilihan makanannya banyak, rasanya pas dan cocok untuk makan bersama keluarga besar maupun kawan-kawan. Harganya juga sangat bersahabat, tidak bikin kantong bolong,” ungkap Ivan.