Parade Kalkun

Minggu 30 Nov 2025 - 22:13 WIB
Reporter : Edi
Editor : Edi

Maka ketika Amerika mundur dari perang Afghanistan, orang seperti Rahmanullah ikut lari ke Amerika.

Kalau tetap tinggal di Afghanistan hidupnya terancam. Ia akan dianggap sebagai pengkhianat bangsa.

Di Amerika ia tinggal di negara bagian Washington. Yakni di satu kota dekat perbatasan Kanada.

Dari rumahnya di pantai barat negara bagian Washington itu Rahmanullah bermobil membelah benua Amerika menuju pantai timur Amerika: Washington DC.

BACA JUGA:Wako Apresiasi Kerja DPRD Pagar Alam

Di ibu kota itulah ia mengarahkan senjata ke jajaran tentara secara membabi buta. Setelah dua tentara tersungkur beberapa tentara meringkusnya.

Sampai hari ini belum diketahui motifnya. Amerika langsung menggolongkannya sebagai teroris.

Tentu sangat menarik menunggu pengungkapan motif penembakan itu. Terutama karena ia pernah bekerja sebagai CIA.

Tentu problem besar bagi Trump: 60.000 orang Afghanistan itu tidaklah sedikit. Semua minta suaka. Trump memperketat syarat suaka.

Trump ingin memanfaatkan isu pengungsi dari Afghanistan ini untuk menjatuhkan nama Biden. Tahun depan adalah tahun Pemilu di sana.

Baru kali ini perayaan Thanksgiving dipakai untuk memanaskan suhu politik.

Sekalian bisa untuk mengalihkan perhatian dari keluhan masyarakat mengenai naiknya harga-harga barang –termasuk harga daging kalkun. (Dahlan Iskan)

Kategori :

Terkait

Selasa 18 Aug 2026 - 16:28 WIB

Dominasi Suasana

Senin 17 Aug 2026 - 18:57 WIB

Datuk Merdeka

Minggu 16 Aug 2026 - 16:38 WIB

Dear Cinta

Sabtu 15 Aug 2026 - 15:36 WIB

Tepat Waktu

Jumat 14 Aug 2026 - 18:55 WIB

Zhu Rongji