Oleh karena itu, orang tua harus menjadi contoh dalam ibadah, akhlak, dan adab. Jangan harap anak akan rajin shalat jika kita sendiri sering meninggalkannya.
Ketiga, didik anak-anak dengan penuh cinta dan kasih sayang. Nabi Muhammad SAW adalah sosok yang lembut terhadap anak-anak. Beliau tidak pernah membentak atau menyakiti. Bahkan, beliau mendoakan cucu-cucunya dengan penuh cinta.
Jangan lupa, kekuatan doa orang tua sangat dahsyat. Doakan anak-anak kita menjadi anak yang shalih dan shalihah, penyejuk hati dan penyambung amal jariyah kita.
BACA JUGA:Keutamaan Sedekah
Bagi seorang muslim, mendidik anak adalah investasi jangka panjang. Dalam hadis riwayat Muslim disebutkan:
“Ketika seorang manusia meninggal dunia, maka amalannya terputus kecuali tiga hal, yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mau mendoakannya.” (HR. Muslim).
Maka, mari kita jaga amanah ini dengan penuh kesungguhan. Didik anak kita bukan hanya agar sukses di dunia, tetapi lebih penting lagi, agar selamat dan mulia di akhirat.
BACA JUGA:Keutamaan Shalat Lima Waktu
Semoga Allah memudahkan kita dalam mendidik anak-anak kita, menjadikan mereka sebagai generasi Qurani dan penerus dakwah yang membawa cahaya Islam ke seluruh penjuru dunia. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.