KORANPAGARALAMPOS.COM - Flu atau influenza sering disamakan dengan pilek biasa, meskipun keduanya memiliki perbedaan yang jelas.
Influenza biasanya ditandai dengan gejala yang lebih serius, seperti demam tinggi, sakit kepala, nyeri tubuh, dan kelemahan secara menyeluruh.
Beberapa individu mungkin beranggapan bahwa influenza (flu) hanyalah virus sederhana yang muncul setiap tahun.
Namun, sebenarnya terdapat empat tipe virus flu, yakni A, B, C, dan D.
BACA JUGA:HP Transparan Ini Bikin Semua Orang Menoleh Genggamanmu Jadi Serasa Film Futuristik
Influenza A: Virus ini dapat ditemukan pada berbagai hewan, termasuk burung dan mamalia, serta manusia.
Virus-virus ini memiliki protein di permukaannya, yaitu hemaglutinin ("H") dan neuraminidase ("N").
Virus ini selanjutnya dibedakan menjadi subtipe berdasarkan nomor.
Saat ini terdapat 18 subtipe H dan 11 subtipe N, dengan total 131 kombinasi subtipe yang telah ditemukan di alam.
Contoh virus flu dalam kategori ini termasuk H1N1 dan H3N2.
BACA JUGA:Menghadapi Pilek, Inilah 5 Tips dan Trik Untuk Mengurangi Ketidaknyamanan di Rumah!
Influenza B: Virus B hanya menyerang manusia dan dibedakan berdasarkan lokasi awal pengisolasiannya.
Dua kategori utama dari influenza B adalah B/Yamagata dan B/Victoria.
Influenza C: Tipe flu ini dapat menginfeksi manusia, tetapi umumnya hanya menyebabkan gejala ringan.
Infeksi influenza C diperkirakan tidak menyebabkan epidemi flu pada manusia, yang diartikan sebagai penyebaran luas penyakit flu di suatu daerah.