Rasulullah SAW bersabda:
“Tiga perkara yang membinasakan: kebakhilan (kikir) yang ditaati, hawa nafsu yang diikuti, dan takjubnya seseorang terhadap dirinya sendiri.” (HR. Thabrani)
BACA JUGA:Polres Pagar Alam Tingkatkan Kegiatan Patroli Perintis Presisi
Orang yang ujub sering kali lupa untuk bersyukur, dan malah meremehkan orang lain.
Ia lupa bahwa kesombongan hanya milik Allah SWT.
Ibarat api membakar kayu, riya dan ujub bisa menghanguskan amal-amal baik kita.
Amal yang seharusnya bernilai besar bisa menjadi sia-sia karena niat yang rusak.
BACA JUGA:Pemkot Pagar Alam Peringati Maulid Nabi
Obat dari riya dan ujub adalah dengan terus memperbaiki niat, memperbanyak muhasabah (introspeksi diri), serta mengingat bahwa semua amal diterima bukan karena bagus di mata manusia, tapi karena ikhlas karena Allah dan sesuai tuntunan Rasulullah SAW.
Mari kita tanamkan dalam hati bahwa amal hanya untuk Allah, dan kita tak memiliki apa-apa kecuali yang Allah titipkan.
Semoga Allah membersihkan hati kita dari riya, ujub, dan segala penyakit hati lainnya.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.