BACA JUGA:Sistem Pendingin Ngadat, Kenali Tanda-tanda Radiator Motor Bermasalah
Tekan sedikit tensioner ke dalam (ke arah blok mesin) dengan obeng atau tangan, lalu kencangkan kembali baut pengikatnya. Tujuannya adalah untuk "mereset" pegas di dalamnya agar kembali menekan rantai.
Beberapa tensioner otomatis memiliki lubang kecil di bagian tengah yang bisa ditekan dengan obeng kecil untuk mengembalikan posisi piston tensioner. Tekan hingga piston masuk penuh, lalu lepaskan. Tensioner akan kembali memanjang untuk menekan rantai.
Nyalakan mesin dan dengarkan suara rantai keteng. Jika suara "kemricik" berkurang atau hilang, berarti penyetelan berhasil. Jika masih ada, ulangi langkah-langkah di atas atau pertimbangkan untuk mengganti tensioner.
BACA JUGA:Mengatasi Kunci Motor Tersangkut, Panduan Lengkap untuk Menjaga Keamanan Motormu
2. Penyetelan Tensioner Rantai Keteng Manual
Beberapa motor lawas atau motor performa tinggi mungkin menggunakan tensioner manual. Ini memungkinkan penyesuaian yang lebih presisi.
Cara Penyetelan Tensioner Manual:
Matikan mesin dan biarkan dingin.
Identifikasi lokasi tensioner manual.
Kendurkan mur pengunci pada tensioner.
Putar baut penyetel (biasanya berada di tengah tensioner) searah jarum jam untuk mengencangkan rantai keteng, atau berlawanan arah jarum jam untuk mengendurkan.
BACA JUGA:Mesin Ngorok dan Asap Putih, Kenali Gejala Kerusakan Motor Sejak Dini
Saat mengencangkan: Putar sedikit demi sedikit hingga Anda merasakan ketegangan yang pas. Jangan terlalu kencang. Putar sedikit, lalu coba putar roda belakang dengan gigi masuk untuk merasakan kelancaran pergerakan. Atau, putar crankshaft secara manual untuk merasakan resistensi.
Saat mengendurkan: Jika terlalu kencang, putar berlawanan arah jarum jam hingga ketegangan berkurang.
Kencangkan kembali mur pengunci setelah mendapatkan ketegangan yang optimal. Pastikan baut penyetel tidak ikut berputar saat mengencangkan mur pengunci.