Rahasia Tarikan Kuat di Tanjakan, Optimalkan Rasio Gear Motor Kamu Sekarang

Sabtu 21 Jun 2025 - 14:05 WIB
Reporter : Miranti
Editor : Almi

KORANPAGARALAMPOS.COM - Medan menanjak, seperti jalanan berliku seringkali menjadi tantangan tersendiri bagi pengendara motor.

Salah satu kunci untuk mengoptimalkan performa motor saat menanjak adalah memahami dan menyesuaikan rasio gear.

Rasio gear yang tepat akan memastikan motor memiliki torsi yang cukup untuk melibas tanjakan tanpa kehilangan tenaga, sekaligus menjaga konsumsi bahan bakar tetap efisien.

BACA JUGA:Ban Motor Semi Trail, Solusi Cerdas untuk Kamu yang Suka Touring dan Blusukan

Pengertian Rasio Gear dan Kaitannya dengan Tanjakan

Rasio gear pada motor merujuk pada perbandingan jumlah gigi pada gear depan (pinion) dengan gear belakang (sprocket). Umumnya, semakin besar gear belakang dibandingkan gear depan, semakin besar rasio gear-nya.

Rasio Gear Besar (berat): Umumnya didapat dari ukuran gear depan yang lebih besar atau gear belakang yang lebih kecil.

Rasio ini cocok untuk kecepatan tinggi di jalan datar karena putaran mesin rendah untuk kecepatan tinggi, namun torsi yang dihasilkan di roda belakang lebih kecil.

Rasio Gear Kecil (ringan): Umumnya didapat dari ukuran gear depan yang lebih kecil atau gear belakang yang lebih besar.

BACA JUGA:Panduan Gas Motor Matic di Tanjakan, Trik Simpel Biar Gak Mogok!


Rahasia Tarikan Kuat di Tanjakan, Optimalkan Rasio Gear Motor Kamu Sekarang-Net.-

BACA JUGA:Tali Gas Motor Macet atau Seret? Pahami Ciri Kerusakannya dan Segera Perbaiki

Rasio ini menghasilkan torsi yang lebih besar di roda belakang, sehingga motor lebih bertenaga saat akselerasi awal atau menanjak, namun kecepatan puncaknya akan sedikit berkurang dan putaran mesin lebih tinggi pada kecepatan tertentu.

Saat motor menanjak, yang dibutuhkan adalah torsi yang kuat untuk mendorong motor ke atas melawan gravitasi.

Rasio gear yang lebih ringan (dengan gear belakang yang lebih besar atau gear depan yang lebih kecil) akan menghasilkan torsi yang lebih besar di roda, memungkinkan motor menanjak dengan lebih mudah tanpa perlu memaksakan putaran mesin terlalu tinggi atau mengoper gigi ke posisi yang sangat rendah.

Kategori :