Tradisi Jawa: Pantangan dan Mitos Malam 1 Suro

Jumat 20 Jun 2025 - 09:12 WIB
Reporter : Dep
Editor : Almi

Menggelar pernikahan di bulan Suro, khususnya pada malam 1 Suro, diyakini membawa malapetaka.

BACA JUGA:Wajik Ketan Pandan Gula Merah Harum Menggoda, Kombinasi Rasa Tradisional Modern

Namun dalam ajaran Islam, tidak ada larangan untuk menikah di bulan Suro.

Dalam Islam, semua waktu dan tanggal dianggap baik untuk melangsungkan pernikahan.

4. Malam Suro menjadi waktu jam malam

Pada malam itu dianggap nekat jika seseorang bergerak.

BACA JUGA:Inilah Makanan Tradisional Khas Kebumen, Punya Cita Rasa Lezat!

Tradisi yang Dilaksanakan saat Malam 1 Suro

Di berbagai wilayah di Pulau Jawa, tradisi merayakan malam 1 Suro masih terjaga.

Contohnya di Keraton Yogyakarta dan Keraton Surakarta.

Di Solo, hewan unik yang disebut Kebo Bule (kerbau bule) muncul dalam perayaan Malam Pertama Suro.

BACA JUGA:Resep Ayam Betutu Khas Bali, Sajian Tradisional Yang Kaya Akan Rempah Terbaru 2025!

Hewan ini juga dikenal sebagai Kebo Bule Kyai Slamat dan keturunannya.

Nenek moyang Kebo Bule adalah hewan Klangenan, yaitu hewan kesayangan Raja Pak Buwono II.

Hewan ini telah menjadi favorit sejak istana berdiri di Caltasula, yang terletak sekitar 10 km sebelah barat dari istana saat ini.

Begini Perayaan Malam Satu Suro di Surakarta

Berbeda dengan Solo, di Yogyakarta, perayaan malam pertama Suro umumnya dilakukan dengan membawa keris dan barang pusaka dalam sebuah perayaan karnaval.

BACA JUGA:Bikin Ngiler! Ini 7 Makanan Khas Solo yang Pas Banget untuk Buka Puasa

1. Mubeng Benteng

Kategori :