BACA JUGA:Hilangkan Kerak Knalpot Motor 2 Tak, Ini 2 Tips Ampuh yang Bisa Dicoba Sendiri di Rumah
Menggunakan V Belt yang masih bagus bukan hanya menjaga performa motor tetap mantap, tapi juga menjamin keselamatan berkendara Anda.
2. Cek Kondisi Roller Secara Berkala
Roller memiliki peran vital dalam mengatur perubahan diameter puli yang berdampak langsung pada akselerasi motor.
Roller yang aus atau peyang bisa membuat putaran mesin terasa tidak seimbang, bahkan menimbulkan suara berisik saat motor dijalankan.
BACA JUGA:Motor Ngempos Saat Digas, Ini Penyebab dan Tips Mengatasinya!
Ciri-ciri roller rusak antara lain suara mendecit di area CVT dan tarikan motor yang terasa berat.
Idealnya, pengecekan roller dilakukan bersamaan saat membongkar CVT untuk servis rutin.
Jika ditemukan kerusakan atau keausan yang tak wajar, sebaiknya segera diganti agar kinerja CVT tidak terganggu.
3. Jangan Lupa Ganti Oli Transmisi (Oli Gardan)
BACA JUGA:Ini Tips Jaga Interior Mobil Tetap Kering dan Nyaman Saat Hujan
Oli transmisi pada motor matic yang sering disebut oli gardan memiliki fungsi utama sebagai pelumas gear di dalam CVT.
Komponen ini sangat penting dalam menjaga gesekan antar bagian logam agar tidak cepat aus akibat suhu tinggi dan tekanan konstan.
Sayangnya, banyak pengguna motor matic yang hanya rutin mengganti oli mesin tapi melupakan oli transmisi.
Padahal, jika oli gardan dibiarkan terlalu lama, ia bisa mengental dan membuat kinerja transmisi menurun, bahkan berisiko merusak gear di dalamnya.
BACA JUGA:Waspada Saat Hujan, Ini Tips Aman Berkendara Motor di Jalan Licin Yang Wajib Diketahui!