Tarif Tarifan

Sabtu 19 Apr 2025 - 16:39 WIB
Reporter : Thom Yorke
Editor : Thom Yorke

Lalu giliran tim Italia yang datang. Kelihatannya juga sekalian membawa misi atas nama Uni Eropa.

Sampai saya menulis naskah ini belum ada hasil untuk Italia dan Uni Eropa: naik atau turun.

Yang jelas Trump sudah berhasil membuat banyak negara antre datang ke Amerika. Setelah menunda keputusan tarif tingginya selama 90 hari, kini Trump bisa dengan menepuk dada menanti semua negara yang ingin negosiasi dengannya.

Berarti dalam 90 hari ke depan keadaan masih belum menentu. Itulah yang membuat pasar uang dan saham masih bersikap wait and see.

BACA JUGA:Wajib Kalian Coba! Ini Dia Manfaat Kencur bagi Kesehatan Tubuh

Selama tidak menentu itu pula, di dalam negerinya berkembang demo dan tuntutan hukum. Gubernur California menggugat Trump ke pengadilan: tarif Trump itu ilegal.

Keinginan Trump membawa kembali pabrik-pabrik ke Amerika pun dianggap mimpi kembali ke masa 50 tahun lalu. Maka muncul banyak meme bagaimana orang Amerika kembali kerja di pabrik. Kaku. Lambat. Tidak terampil.

Saking kejamnya ledekan meme itu sampai ada pejabat yang klarifikasi: yang bekerja di pabrik-pabrik nanti robot. Full robot. Bukan orang.

Klarifikasi itu dibalas dengan meme: kenapa robot? Bukankah Trump berjanji membawa banyak lapangan kerja kembali ke Amerika?

BACA JUGA:Yuk Kenali! Manfaat Kayu Manis Baik untuk Lambung dan Diabetes

Salah satu pengejek paling keras adalah pendukung Trump sendiri. Ia tokoh partai Republik. Namanya Anda sudah tahu: Steve Banon.

Maka dalam 90 hari ke depan Trump masih akan terus main tarif-tarifan. Bukan tarif beneran. Bikin pusing tidak keruan. Kalau tarif bener Trump sendirilah yang kelimpungan.(Dahlan Iskan)

Kategori :