Menelusuri Mitos Gunung Merapi: Misteri Pasar Bubrah dan Penjaga Gaib

Kamis 19 Sep 2024 - 18:30 WIB
Reporter : Zulfani
Editor : Almi

Orang yang memasuki area ini di malam hari sering melaporkan mendengar suara ramai seolah-olah sedang berada di pasar yang sibuk, padahal secara fisik, tempat tersebut tampak sepi.

BACA JUGA:Melihat Misteri Gunung Balayan, Mitos, Fakta, dan Kehidupan yang Tersembunyi

Masyarakat percaya bahwa Pasar Bubrah adalah batas antara dunia manusia dan dunia gaib.

Mereka yang tidak menjaga sopan santun di area ini berpotensi mengalami gangguan dari makhluk tak kasat mata atau tersesat di dalam hutan lebat di sekitar Merapi.

Para pendaki sering diingatkan untuk menjaga sikap dan perilaku saat berada di area ini, agar tidak mengganggu 'penduduk' gaib yang menghuni tempat tersebut.

Eyang Merapi: Penjaga Sakral Gunung

Selain Kyai Sapu Jagad, tokoh gaib lain yang diyakini menjaga Gunung Merapi adalah sosok yang disebut Eyang Merapi.

BACA JUGA:Kawah Putri di Gunung Salak, Ketika Alam dan Mitos Bertemu! Simak

Ia dianggap sebagai leluhur yang memiliki kekuatan besar untuk menenangkan atau membangkitkan amarah gunung.

Setiap tahun, masyarakat setempat mengadakan ritual untuk menghormati Eyang Merapi dengan sesajen berupa makanan, kembang, dan benda-benda lain yang dipercaya dapat menenangkan roh-roh penjaga.

Ritual ini tidak hanya sebagai bentuk penghormatan, tetapi juga sebagai permohonan agar Merapi tidak meletus dengan dahsyat.

Meskipun aktivitas gunung ini dipantau oleh teknologi modern, masyarakat tetap mengandalkan ritual tradisional untuk memastikan keselamatan mereka.

BACA JUGA:Pesona dan Mitos Kawah Putri, Menggali Keangkeran Gunung Salak!

Larangan dan Pantangan di Sekitar Merapi

Penduduk sekitar Gunung Merapi memiliki beberapa pantangan yang harus dipatuhi.

Salah satunya adalah larangan untuk berbicara kasar atau tidak sopan saat berada di gunung, karena dipercaya dapat membangkitkan amarah roh penjaga.

Kategori :