Pansus Perkebunan DPRD Sumsel Serahkan Rekomendasi Ke Wagub
PARIPURNA: Rapat Paripurna XXXV DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dengan agenda penyampaian laporan hasil kerja Pansus Perkebunan digelar di ruang rapat paripurna DPRD Sumsel, Senin (8/6)--
KORANPAGARALAMPOS.COM - Rapat Paripurna XXXV DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dengan agenda penyampaian laporan hasil kerja Panitia Khusus (Pansus) Perkebunan digelar di ruang rapat paripurna DPRD Sumsel, Senin (8/6).
Rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD Sumsel H.M. Ilyas Panji Alam, SE, SH, MM, MH dan didampingi Wakil Ketua DPRD Sumsel Raden Gempita, SH, serta dihadiri anggota DPRD Sumsel. Turut hadir Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang, jajaran pejabat Pemerintah Provinsi Sumsel, serta sejumlah undangan lainnya.
Wakil Ketua DPRD Sumsel Ilyas Panji Alam mengatakan penyampaian laporan hasil kerja Pansus Perkebunan merupakan bagian dari mekanisme pengawasan DPRD terhadap sektor perkebunan di Sumatera Selatan.
“Upaya pengawasan dan penyelesaian berbagai persoalan perkebunan dilakukan secara menyeluruh guna mewujudkan sektor perkebunan yang berkelanjutan, berpihak kepada masyarakat, serta tetap menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Ilyas.
Ia menjelaskan, sesuai ketentuan Pasal 21 Ayat (4) Huruf a Angka 1 Peraturan DPRD Provinsi Sumatera Selatan Nomor 19 Tahun 2025 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan DPRD Nomor 22 Tahun 2020 tentang Tata Tertib DPRD Provinsi Sumatera Selatan, hasil pembahasan dan penelitian pansus wajib dilaporkan dalam forum rapat paripurna.
Sementara itu, Juru Bicara Pansus Perkebunan DPRD Sumsel, H. Aswan Mukti, menyampaikan bahwa Sumatera Selatan merupakan salah satu provinsi dengan sektor perkebunan terbesar di Indonesia.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2024, luas perkebunan di Sumsel mencapai sekitar 2,8 juta hektare. Komoditas utama yang mendominasi adalah kelapa sawit dan karet yang tersebar hampir di seluruh kabupaten dan kota.
Luas perkebunan kelapa sawit tercatat sekitar 1,26 juta hektare, sedangkan perkebunan karet mencapai sekitar 1,21 juta hektare.
BACA JUGA:BBM Subsidi Jangan Dinikmati Kalangan Mampu
“Sumatera Selatan juga merupakan salah satu provinsi dengan luas perkebunan kelapa sawit terbesar di Indonesia serta menjadi daerah penghasil karet terbesar secara nasional,” katanya.
Menurut Aswan, luasnya areal perkebunan menjadikan sektor tersebut memiliki peran strategis dalam pertumbuhan ekonomi daerah, penyerapan tenaga kerja, dan peningkatan pendapatan masyarakat.