Pasca Lebaran, Penjualan Perlengkapan Ibadah di Pagar Alam Menurun
MENURUN: Penjualan pelengkapan ibadah di salahsatu toko yang ada di Kota Pagaralam mengalami penurunan.--Edo/Pagaralampos
KORANPAGARALAMPOS.COM - Suasana pasca perayaan Idul Fitri membawa perubahan signifikan bagi para pedagang perlengkapan ibadah di Kota Pagar Alam.
Salah satunya dirasakan oleh Atta, pemilik Toko Atta yang berlokasi strategis di depan Masjid Agung Kota Pagar Alam.
Ia mengungkapkan bahwa penjualan mengalami penurunan dibandingkan saat bulan suci Ramadan.
Menurut Atta, kondisi ini merupakan hal yang wajar terjadi setiap tahun.
BACA JUGA:Lima Siswa SD Negeri 5 Pagar Alam Lolos Polisi Cilik 2026
Tingginya kebutuhan masyarakat selama Ramadan, terutama untuk perlengkapan ibadah seperti kopiah dan songkok, membuat penjualan melonjak drastis.
Namun, setelah Idul Fitri usai, permintaan pun mulai berangsur menurun.
“Pasca Idul Fitri ini memang agak mengalami sedikit penurunan dibanding waktu bulan suci Ramadan. Kalau Ramadan itu pembelian kopiah dan songkok cukup ramai karena digunakan untuk ibadah,” jelas Atta saat diwawancarai.
Meski demikian, tidak semua produk mengalami penurunan. Atta menyebutkan bahwa penjualan topi santai masih terbilang stabil.
BACA JUGA:Polisi Turun ke Lahan, Panen 2 Ton Tomat di Pagar Alam
Produk ini tetap diminati masyarakat karena bisa digunakan untuk aktivitas sehari-hari, tidak terbatas pada kebutuhan ibadah saja. “Untuk topi santai masih normal, stabil,” tambahnya.
Toko Atta sendiri dikenal menyediakan berbagai pilihan topi dengan harga yang cukup terjangkau. Untuk topi santai, harga yang ditawarkan berkisar antara Rp15.000 hingga Rp50.000.
Sementara itu, produk topi distro dijual dengan kisaran harga Rp50.000 hingga Rp60.000. Ada juga topi produksi Bandung yang menjadi pilihan ekonomis dengan harga mulai dari Rp15.000 hingga Rp25.000.
BACA JUGA:Iri Masyaallah