Kelurahan Tebat Giri Indah Dorong Warga Aktifkan Siskamling
ilustrasi--Net
KORANPAGARALAMPOS.COM – Dalam rangka menciptakan lingkungan pemukiman yang aman dan nyaman, Kelurahan Tebat Giri Indah, Kecamatan Pagaralam Selatan, terus menggelorakan semangat kebersamaan melalui pengaktifan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) di setiap Rukun Tetangga (RT).
Inisiatif ini dipandang sebagai langkah strategis dan partisipatif dalam menanggulangi tindak kriminalitas dari level paling dasar: masyarakat.
Lurah Tebat Giri Indah Deky Zulkarnaian SE, menjadi motor penggerak utama gerakan ini.
Ia menekankan bahwa Siskamling bukan sekadar kegiatan ronda malam biasa, melainkan garda terdepan dalam sistem perlindungan sosial berbasis komunitas.
BACA JUGA:Realisasikan Janji Politik demi Kesejahteraan Masyarakat
“Jika Siskamling aktif di tiap RT, insyaAllah pemukiman masyarakat akan jauh lebih aman dari berbagai potensi tindak kriminal,” ujarnya.
Menurut Deky, keamanan lingkungan tidak semata-mata menjadi tugas aparat kepolisian atau petugas kelurahan, melainkan tanggung jawab seluruh warga.
Karena itu, pihak kelurahan secara intens mengimbau warga melalui berbagai saluran komunikasi baik langsung dari pintu ke pintu maupun melalui pengurus RT/RW.
“Keamanan lingkungan sangat penting demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Karena itu, kami tak henti-hentinya mengajak warga untuk lebih peduli terhadap lingkungan masing-masing, salah satunya dengan aktif melakukan ronda malam,” jelasnya lagi.
BACA JUGA:Teheran Baku
Ia menyoroti bahwa kasus-kasus kriminal seperti pembobolan rumah kosong, pencurian kendaraan bermotor, hingga peredaran narkoba, sering terjadi karena lemahnya pengawasan di tingkat lingkungan.
Melalui ronda malam, celah tersebut bisa ditutup rapat.
“Banyak tindakan kriminal yang tidak bisa diprediksi. Oleh sebab itu, Siskamling menjadi langkah antisipatif untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan. Dengan warga yang siaga, potensi gangguan bisa terdeteksi lebih dini,” tambah Deky.
Lebih jauh, Siskamling juga menjadi sarana efektif untuk memperkuat ikatan sosial antarwarga. Melalui kegiatan jaga malam secara bergilir, warga dari berbagai latar belakang bisa saling mengenal, berdiskusi, dan menumbuhkan kembali budaya gotong royong.